INDRAMAYU, Sinarpagijaya.com –  H.Nurwenda resmi dilantik sebagai Kuwu Desa Limbangan, Kecamatan  Juntinyuat , Kabupaten Indramayu, untuk masa jabatan 2026–2034, Kamis (12/2/2026). Pelantikan ini menandai dimulainya kepemimpinan baru di Desa Limbangan  setelah seluruh tahapan pemilihan dan  prosesa dministrasi dinyatakan tuntas sesuai ketentuan.

Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Indramayu dan dipimpin langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bersama 137 kuwu terpilih lainnya hasil Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2025.

Dalam keterangannya kepada  awak media usai pelantikan,    H. Nurwenda  menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan  amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi.

 “Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya. Saya siap menghadapi berbagai tantangan demi kemajuan Desa Limbangan dan kesejahteraan  masyarakat,” tegas  H. Nurwenda..

Ia berkomitmen melanjutkan sekaligus meningkatkan program  pembangunan desa di berbagai sektor, dengan fokus utama pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semangat pembangunan tersebut sejalan dengan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).

Warga Desa Limbangan pun menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru ini mampu membawa perubahan positif dan  memperkuat pembangunan desa secara berkelanjutan. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat terus mengalir sebagai bentuk komitmen bersama membangun desa yang lebih maju dan mandiri.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Lucky Hakim melantik 138 kuwu terpilih hasil Pilwu Serentak 2025 untuk masa jabatan 2026–2034. Dari total 139 desa yang mengikuti Pilwu, satu kuwu terpilih dari Desa Sukasari, Kecamatan Arahan, meninggal dunia sebelum pelantikan.

Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan, dilanjutkan penandatanganan berita acara, penyematan tanda jabatan, serta penyerahan petikan Surat Keputusan.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi seluruh panitia Pilwu Serentak 2025 yang telah bekerja keras sehingga seluruh tahapan berjalan lancar, aman, dan kondusif. Ia juga menyoroti keberhasilan pelaksanaan Pilwu secara hybrid.

Menurutnya, pelantikan 138 kuwu merupakan amanah besar untuk melayani masyarakat secara langsung di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks, termasuk kebutuhan menyeimbangkan pembangunan dengan kebijakan efisiensi anggaran.

“Para kuwu harus berpikir terbuka, inovatif, dan fokus pada upaya nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Pusat dalam mendukung program pembangunan desa sebagai basis pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Dengan semangat baru kepemimpinan, masyarakat berharap Desa Penganjang semakin maju, mandiri, religius, serta sejahtera di masa mendatang. (Tarudi Sulaksana)